about moving forward

7:54 PM

dear blog,


a lot of things happened in these past two months. ever since i've graduated, i felt like i'm such a whole new person. like i just pressed a restart button and started my life again; this time, with my full authority. there's also this urge of changing; of moving forward; of letting certain things go, and you are one of them. i'm sorry i decided to move out from this platform. but primarily, i'm sorry that you (i'm talking to you, blogspot) are not developing. i wanted to write consistently, but the UI & UX somehow are not tempting me to. nevertheless, it's been a wonderful 11 years journey.


peek the next chapters of my life here!


love,

O.


;____;

11:56 PM

Throughout my life, I've always been so sure that I'm able to manage my emotion very well. Dulu gue kira demikian karena gue jarang ngerasa upset, sedih, dan nangis. Jarang sekali sampai bisa dihitung jari, even amidst the awful year (if that's even relevant though). Tahun 2020 kemarin, gue hanya nangis 3 kali. Saking jarangnya, semua momen nangis itu gue inget banget kapan, kenapa, dan bagaimana. I VERY rarely cry, but when I do, yakin banget situasi di balik itu + momen-momen itu adalah 'landmark cases' which affect significantly in my life.


Tapi apakah jarang sedih dan nangis berarti menjadikan lo orang yang tough dan emotionally mature? That's the question I've asked myself lately... On the second day of 2021, I just learnt that I might be not that tough nor that emotionally mature. In fact, there might be something unhealthy in the way I manage my emotions. Emotion is tricky. You have to be able to control it, but it could go wrong either because you lose that control or because you're too good at it .


Kenapa gue bahas ini? Karena hari ini gue nangis! Hahahah (aneh juga nangis tapi kok ketawa...). Hari ini aktivitas gue banyak dan cape banget dibanding biasanya sampe pulang-pulang migrain, berdiri sakit, jalan sakit, kemudian I was gaslighted over unimportant things, dapet komentar sekelibat yang gaenak didenger (sesimple 'jutek banget sih mukanya' yang biasanya gue abaikan begitu aja saking gak pentingnya, tapi entah kenapa gue lagi sensitif dan kesel banget dengernya). I was so upset, I unintentionally snapped my sister (I felt really bad after it dan gue minta maaf, however discomfort it is). I was going to sleep early and forgot all these bad things yang terjadi hari ini, tapi gak bisa. Instead, I was crying for an hour. Nangis ya karena cape banget, ya sakit banget nih pala, gaenak juga aftertaste udah ngelampiasin emosi ke kakak gue (ya meski udah maaf maafan tetep aja kan nyesel, kayak... it shouldn't have happened gitulo..?). I was very emotional, but I felt really bad seeing myself crying. Di situ gue sadar rupanya selama ini gue nggak se-emotionally mature itu untuk normalize sedih dan nangis di saat yang seharusnya! Gila juga dipikir-pikir. I've always thought that I got NO time to cry. How unhealthy is it? My (figuratively) old self would say that I'm such an immature... crying over little things! Pasti mikir lebay kalo gue nangis karena ginian doang dan nyia-nyiain waktu nangis. Mikirnya 'kalo lo mengedepankan otak dibanding emosi lo mending lo sekarang tidur, biar sakit kepala lo kelar, besok bisa bangun pagi banyak yang bisa dikerjain, besok juga lo udah lupa elaaa'. But I don't think that was me anymore... Setelah gue puas nangis, gue berusaha untuk mendekonstruksikan pemikiran gue (?). I have come into closure and decided that it is actually okay and acceptable to cry at this circumstance. This was one of those heavy days in life dimana nangis tuh wajar kok... ya kan? (lah nanya...) The point is, jangan ngerasa nangis tuh haram atau ngebuat lo (this is me writing to myself) ngerasa gak dewasa. Jangan keras sama diri sendiri! Jangan lupa kalo itu tuh justru karunia; bahwa manusia bisa punya perasaan dan emosi. Just my two cents: if you put a bar for your feelings and emotions, you might as well just dehumanize yourself. a en je a yeee.


Dah ah cape. Udah puas mengeluarkan ini dari kepala gue. Kayanya bisa bobo nyenyak abis ini. Belajar lagi yang banyak ya tahun ini!!

thoughts

december

8:38 PM


December and I have always shared something remarkable
it might be both warm and cold, it might be melancholic, it might be breathtakingly enchanting
December and I have always shared the sweetest thing
it might be a peculiar coincidence, it might be a place, it might be a moment
December and I have always shared something historic
it might be a boy, it might be a self-realization, it might be a song

December and I... have always shared something only we both know and treasure




spies

9:01 PM

 i awake to see that no one is free
we're all fugitives
look at the way we live
down here, I can't sleep from fear, no
I said, which way do I turn?
oh I forget everything I learn

and the spies came out of the water
but you're feeling so bad, cause you know 
the spies hide out in every corner
but you can't touch them, no
cause they're all spies

simple things

10:26 PM

hari ini gue hepi banget!

udah dua minggu ini cuaca bandung (baca: cimahi, hehe) bener-bener gloomy. mendung dari pagi sampe sore, nggak ada sinar matahari langsung, langitnya selalu abu-abu butek. i used to love this gloomy weather. tapi sebagai seseorang yang kadang menggantungkan productivity mood kepada cuaca di luar, gloomy weather is nottttt goood. bawannya bangun-bangun ingin ku menarik selimut dan rebahan lagi. pagi ini, begitu keluar rumah liat langit biru cerah & ada matahari, saat itu juga gue langsung keluarin sepeda dan gowes keliling kompleks. mood gue pagi ini langsung baguuus banget. dipikir-pikir, such simple things in life... cuma gara-gara cuaca, bisa ya bikin gue mendadak sebahagia ini. we really take some things in our lives for granted, don't we?

sepanjang sepedaan, gue bener-bener nikmatiiiin tiap kayuhan sepeda, liat sekeliling sambil dengerin playlist andalan gue. i've been constantly thinking about things, mostly: kuliah, skripsi, tugas, or being anxious about kuliah, skripsi dan tugas :))) but not this time.




sempat terbesit di pikiran gue; ini nggak sih yang orang-orang bilang mindful state of mind?

sejujurnya, gue belum begitu dalam menggali konsep mindfulness. tapi, yang pasti gue bener-bener ngerasa content dan 'sensing' all things around me. menaruh seluruh atensi gue ke apa yang ada di depan mata dan sekeliling gue. gak ke hp maupun laptop layaknya apa yang gue lakukan hampir sepanjang hari. pagi ini, gue memutuskan gue ingin living mindfully setiap hari! pengen live in the present. pengen menghargai setiap kegiatan yang gue lakuin dan hal-hal yang ada di sekitar. pengen belajar lagi tentang konsep mindful living. p.s: at the moment, gue sambil baca Modern Spirituality: A Guide to the Heart of Mindfulness, Meditation, and The Art of Healing.


pokoknya, hari ini gue ngerasa bahagia, damai dan content... dan iya. cuma gara-gara cuaca.

titik.

a universe

5:16 PM

Elie Wiesel pernah bilang, "we must see in every person a universe with its own secrets, with its own treasures, with its own sources of anguish, and with some measure of triumph". i think it's such a wonderful metaphor, to see a person as a universe.

source: NASA


the quote somewhat makes me realize that we tend to forget that all things appeared on social media embodied superficiality. someone is so much more than what they chose to be seen. one consists of a brain filled with ideas and perceptions, a heart that gives birth to emotion, years of past carrying memories and scars which incised traumas, and traces of their surroundings--family, friends, society, things which make people people. this thing called instagram suka bikin gue lupa bahwa apa yang gue tau tentang mereka dari instastory dan post tuh nggak membuat gue benar-benar mengenal mereka. atau ngga usah jauh jauh via instagram deh, gue pun mungkin belum benar-benar dig down inside satu persatu secara partikular orang-orang di sekitar gue as a whole person. gue baru belajar the beauty of treasuring someone as a universe dari kakak gue yang dengan segala keberaniannya, memutuskan untuk open up tentang masa lalu dan trauma yang dia alami. i used to wonder why kenapa dia orangnya kayak gini, kenapa cara dia me-manage emosinya kayak gitu, kenapa dia cenderung begini kalo melakukan ini, dan lain-lain sampai akhirnya gue diberi potongan masa lalunya. she took hell of a courage to give me a piece of puzzle of her life yang bikin gue ngerasa kayak ditampar sambil dibilangin "you think you knew a person so much? no babe, you knew nothing at all" #drama. hehe. tapi sejak hari itu, sesungguhnya gue gak bisa memandang dia dengan cara yang sama.

both are my strong (little) sisters


ketika gue tau apa alasan dibalik semua itu, gue jadi bisa lebih memahami bagaimana rasanya berada di posisi dia, apa yang melatarbelakangi dia make such decisions, act in such ways, dan lain-lain. on a note, memang gue nggak bisa expect semua orang untuk open up dan memberikan pengertian. for some, membuka diri bisa jadi membuka luka lama. bisa jadi itu adalah sesuatu yang mereka tutup rapat juga.. karena memang nggak semua orang worth to be shared with such personal, if not deepest, informations. pun mereka juga sebenarnya nggak berkewajiban untuk memberi pengertian ke semua orang, berkoar-koar tentang apa yang mereka alami dalam hidupnya. jadi ya... mengalir aja? buat gue, ini jadi life lesson sih. semacam diingetin untuk jadi orang yang berpengertian... jauh-jauh dari prasangka buruk dan suudzon. diingetin lagi supaya bisa pendengar yang baik. tiap kali diberi kesempatan oleh orang lain untuk diceritain, gue juga jadi lebih menghargai itu. karena nggak semua orang bisa dikasih kepercayaan untuk jadi pendengar cerita mereka. kita pun picky kan untuk menceritakan beberapa hal tertentu? things that mean so much to us, tentunya kita pun hanya membagi itu ke orang yang kita percaya dan worth untuk tahu. nggak untuk yang sekedar pengen tau karena kepo doang. bercerita bisa jadi adalah hal yang sangaaatttt berarti. i guess the point is; every living person carries their own baggage. each of us comes in a package of all the good and the bad things in the past which makes us who we are. have some virtue to tolerate each flaws. be a good listener. and the most important out all of it: be a good humankind.


table for two

8:58 AM

 table for two: for you and the unfinished business




unoriginal motion picture soundtrack: my life. part 1

10:49 PM

1. re: stacks, rosyln, wash. - bon iver
kalo hidup gue tuh film, kayaknya lagu-lagunya bon iver bakal mendominasi jadi official soundtrack deh. nggak tau kenapa, selalu ada momen-momen penting dalam hidup gue yang bertepatan di saat gue lagi nyetel atau lagi seneng-senengnya sama lagu bon iver yang itu. gue pernah cerita salah satunya di post yang ini. re:stacks is for the one with the perfect stranger. sebagai seseorang yang mudah banget lupa (be it nama orang, muka orang, atau cerita orang 2 hari yang lalu), he and his eyes were pretty memorable. even after four frikkin years. rosyln is for the one when i found this big hole in my life right after somebody in high school broke my heart (yang kalo diinget-inget lagi nyesel how foolish i was back then). wash. reminds me of a particular moment where mama and i were having a deep conversation about life in my room, which i ended up burst in tears the moment she left 

2. flux - ellie goulding
this one reminds me of myself in 2019. i've said this a few times, 2019 was such a pain in the ass. tahun di mana gue ngerasa ditempa, hidup gue berat, mentally unhealthy, emotionally fragile, i broke down a few times, i lived in confusion and loneliness, i was battling my own self, deconstructing my own values and perspectives toward almost everything in my life, reevaluating things; what kind of person am i? what kind of person i wanna be? what i really value in a person. what i like and dislike. what i agree and disagree. things i want to pursue. things i'm looking for in a partner. things i decided to put in the past behind me. apa yang gue hargai dari diri gue sendiri. yada yada yada tahun self-realization gue lah menuju gerbang kedewasaan. anyway, lagu ini keputer di spotify di momen gue lagi berada di puncak capek+sedih banget terus kabur ke perpusat sambil nahan nangis di sepanjang jalan. everytime i listen to this song, i'd always remember that day, dan gue selalu ngerasa diingetin kalo tuh gue tuh kuat udah lewatin itu semua.

3. song for zula - phosphorescent
lagu ini muncul waktu late night drive keliling jakarta bareng aji & dida. ever since that time, lagu ini selalu bikin gue dramatisasi momen nyetir malem-malem. heheh

4. melebur semesta - sal
dengan syarat: versi soundcloudnya aja. waktu lagu ini pertama keluar jaman sma di soundcloud dan penyanyinya belum seterkenal sekarang (bahkan dulu belum jadi penyanyi, masih jadi seleb askfm), i sent this song to a special person and he sent me back with a voice note of him singing and playing guitar (yang ternyata dipost di soundcloud juga). lagu yang dinyanyiin buat kita tuh emang pasti hold close to our heart ya. music is indeed such a love language sih. i even consider ngirim link lagu ke orang lain-karena-kayaknya-dia-bakal-suka-lagu-ini as a sweet gesture. however due to our circumstances, this song left me with such bittersweet aftertaste.

5. you are in love - taylor swift
what a perfect song to fall in love, what a perfect song to remind me of december 6

thoughts

give good

8:54 AM

"Puji Tuhan, Neng. Semoga diberkati selalu. Puji Tuhan, Puji Tuhan... Hati-hati di jalan ya Neng."


Suara mbaknya sampe bergetar. Nangis banget gue. Ditambah lanjut nyetir sendiri di mobil malem-malem, vibes sedihnya ngedukung pol. Kadang, buat gue duit dua puluh ribu hanya sekecil uang buat beli kopi. Malah di beberapa tempat, kopi aja bisa dua-tiga kali lipatnya. Tapi gue suka nggak sadar uang kopi gue bisa segitu berartinya buat orang lain yang mo makan aja mikir dua kali.. gila, langsung berasa egois dan songong banget gue! I don't have a job yet, i'm still financially depending on my parents, i have the luxury untuk gak mikir 2x buat beli makan dan milih mo makan apa, dan baru sadar kok kayaknya frekuensi gue memberi ke orang lain tuh ga sesering gue purchase an overpriced coffee di sbux. Gue kayak disadarkan lagi kalo things we do really matter to other people, the joy of giving to other people is just real.. dan sangat, sangat fulfilling

random

puzzle

11:34 PM

you thought you knew a person so much until you realized; you knew nothing at all.


kata-kata itu nggak pernah relate sama gue sampai belakangan ini gue alami sendiri. ever since it happened, i often question myself every single day; do i really know who (a person) is? what makes them become who they are? what they have gone through?

apparently, years and years living so close with somebody doesn't mean you really know who they are. what they're made of. hidup tuh kok penuh kejutan ya? menimbang bagaimana pandangan gue terhadap seseorang bisa berubah seketika, seratus delapan puluh derajat, ketika dihadapkan fakta-fakta yang baru hadir di kehidupan gue.. gue nggak akan bisa melihat seseorang dengan cara yang sama lagi. some were the cold truths that hard to chew. they slap you right in the face. sometimes.. not only they changed the way you look at that person, they changed you too. life has been such a puzzle i keep trying to put pieces by pieces. turns out; every person is like that too.

p.s: you might not know who your closest ones really are. your family is not an exception.

random

sometimes you just gotta dance it out

12:01 AM

beberapa minggu terakhir ini gue ngerasa gloomy abis with all these stuffs going on; proposal skripsi, entry data tiap hari, the baking responsibilities (yes gue jadi jalanin le maudre by the way), overthinking about how this pandemic affects my whole plan and possible career in the future, also the feaaarrrr and the anxiety of getting older in two fucking days...  i just fucking hate birthdays. except for the presents (yang sebenernya jarang gue dapet juga sih? my family & i rarely celebrate birthdays). i just never had a thing with birthday. 

i sleep at 2am and wake up at 10am everyday. so not me. so not motivated. gue bener bener butuh diri gue yang selalu bangun pagi di kosan trus ke perpusat, ngerjain apa yang bisa gue cicil se-early mungkin dari submission date atau simply baca buku / pretending baca buku, denger lagu, me-time. instead, gue malah procrastinating.

however, this time, this time.. I'M REALLY DONEEE ngerasa unenergized, penat dan exhausted mikirin dan ngejalanin hari-hari gue dengan gak happy! i need no more dullness in my life. my life is too precious for living such a lazy, unmotivated life like that. gue mau seneng, gue mau ngerasa alive, gue mau bebas, gue mau LEPAAAS, gue mau ke pantai, gue mau teriak sampe serak!

gue tau gue ga bisa ngelakuin 2 hal yang terakhir itu di situasi kayak gini. tapi lo tau ga sih, kalo ternyata refreshing your playlist and dancing to your favorite, happy songs turn out bisa bikin gue just as happy, i mean GENUINELY HAPPY that your body and energy filled by these pure enjoyment??? 

gila, ternyata udah selama itu gue ga ngerasa genuinely happy kayak gini! my skill in dancing is questionable, but i danced for 2 hours long in my bedroom (with my door locked) happily, sooooo lively, excitedly!!! i remember the moment i danced this happy was when i fell in love with a boy in high school and when the last exam in the 5th semester ended (which was, if i'm not mistaken, haptun), under the influence :))

gosh, what did i do with my life?

I SHOULD'VE LIVED MY LIFE LIKE THIS THE ENTIRE TIME! being so energized and alive and excited. don't get me wrong; emang gak rasional kalo gue memaksa diri gue untuk merasa selalu happy. tapi di saat gue emang lagi happy, harusnya gue bener-bener relish the feeling of being truly and genuinely happy! kayaknya gue terlalu banyak melewatkan momen-momen bahagia gue for granted (?), lewat begitu aja. lagian momen-momen bahagia di hidup gue yang deserve to be danced out harusnya gak cuma pas gue lagi jatuh cinta atau ujian beres aja gak sih? i should've dance my life out! 

anyway. sejujurnya gue gak tau arah pembicaraan gue kemana sih. terlebih gue ngetik ini sambil sibuk goyang di kursi plus nyanyi Mixtape 2003-nya The Academic,. perhaps i'm just trying to say: when you're feeling dull and exhausted and your life gets messy.. sometimes you just gotta dance it out.

p.s: this playlist contains my go-to songs to dance (awkwardly). it helped me. maybe it could help you too

random

23 juli

6:56 PM

hari anak nasional somehow selalu bikin gue sedih dan mellow. gue selalu berangan-angan bisa merayakan hari anak dengan sesuatu yang membuat gue bahagia. mengenang lagu anak-anak yang gue suka jaman kecil: cinta untuk mama, album-album sherina dan tasya. film anak-anak yang gue tonton jaman kecil: petualangan sherina, joshua oh joshua, children of heaven. reminisce memori gue di masa kecil, temen-temen gue dulu, cerita lucu pas kecil. instead, yang dibrought up tiap tanggal 23 juli adalah data kekerasan pada anak atau landmark cases kayak kasus pilu yang mengorbankan arie hanggara. bukannya gue ignorant dan berusaha menutup mata akan realita (because that's how it really is), tapi gue pengen sekaliii aja merayakan hari anak nasional dengan bahagia, tanpa diasosiasikan dengan hal yang bikin gue pilu dan sedih. dari tahun ke tahun kok ya tiap hari anak bawaan gue ngumpat "some people just don't deserve kids" doang

7:24 PM

everything seems kinda blurry right now

so today

le maudré

9:48 PM



hobi baru gue, baking, membuat gue berkeinginan buat ngebisnisis kue-kue buatan gue biar bisa dicicipin orang. gue excited banget! meskipun sejujurnya, ketimbang bikin kuenya, right at this moment gue lebih excited ngebangun brandnya. udah lama banget nggak pegang photoshop... kangen. photoshop & i have always been in a love-hate relationship. gue benci banget pernah jadi budak desain, tapi di saat yang sama gue cinta banget ngoprek-ngoprek elemen gambar, font, dan warna, hingga jadi kesatuan yang menurut gue oke diliat. i could spend hours religiously in front of my laptop, ignoring lunch and dinner, sampe materi virtual itu udah cukup memuaskan (buat gue). anyway, sejujurnya gue nggak tahu apakah dagangan gue ini akan berjalan sebagaimana mestinya atau engga... nggak tau juga apakah bahkan akan start atau ngga... nggak tau juga inti dari post ini apa... mungkin sebenernya gue cuma mau curhat aja kalo gue baru sadar, gue kangen berkutat dengan photoshop! gue selalu suka ngutak-ngatik elemen visual. gambar di atas adalah pilihan-pilihan avatar yang gue buat buat le maudré, merek yang akan gue pakai buat barang dagangan gue. gue sebenernya tau gambar yang mau gue pake, tapi gue seneng aja ngecollage-innya karena ternyata visually pleasing (buat gue). anyway, apa arti la maudre? it might sounds french (for the "le"), but it's actually not. maudré doesn't have any meaning. i just love its name. it reminds me of madré, bahasa Spanyol-nya ibu, tapi gue lebih suka pronunciation "mow-dre". pronunciation maudré juga sama dengan "modre" dalam bahasa Slovenia yang berarti "biru". do you think i should really start the business? ada nggak ya yang mau nyicipin kue buatan gue? 

photos

cooking cooking!

8:22 PM

selama quarantine ini, gue perhatiin orang-orang jadi punya hobi baru. kalo lo selama di rumah aja ngapain sih? yang paling sering gue lihat dari instagram sih, orang-orang mendadak hobi olahraga (paling sering sih gue liat ngikutin challengenya chloe ting), berkebun, sama masak. hmmm.. di antara tiga itu, gue latah cobain semuanya :)))) hoho

berkebun? check! gue udah panen stroberi, sawi, kangkung, trus sekarang lagi nunggu timun ama tomat berbuah. anyway, gue ngerasa sawi dan kangkung dari kebun gue (yang sebenernya balkon sih bukan kebun), jauh lebih fresh dan enak ketimbang beli di mang sayur. sumpah, rasanya beda banget! tiap gue bantu mama nyiram tanaman dan merhatiin progres tiap-tiap tanaman, rasanya sayaaang banget. selalu mikir kayak, "wow, kamu tuh beneran makhluk hidup ya." hehe 

olahraga? check! gue aja masih menganggap gue tertarik olahraga tuh sebuah mukjizat. i've never been sporty, apalagi sejak masuk SMA yang santai banget lari aja bisa cule, sembunyi di semak-semak deket UKS sampe kabur ke kantin. gue cukup tertampar sih waktu dokter gue bilang nyeri dada yang lumayan sering gue alamin tiba-tiba (dan bikin parno) tuh major reasonnya karena gue jarang olahraga. as soon as the exam was over, gue langsung beli yoga mat dan mulai workout program. hmmm mari kita lihat sampe kapan gue akan konsisten olahraga :-) (((padahal sore ini aja skip))))

masak? check! orang-orang sekitar gue pasti tau banget kalo gue sukaaa banget makan (enak) dan demen banget ngomentarin makanan. akhirnya, selama quarantine (dan gabut post-UAS) ini, gue juga memulai karir baru di dunia kuliner selain jadi tukang kritik, yakni mulai bereksperimen juga dalam masak-memasak. ternyata beli bahan makanan sendiri, masak sarapan-makan siang-makan malem sendiri, sampe coba bikin kue sendiri tuh asik dan memberi efek terapeutik bagi gue. 

karena gue songong dan overproud dan ini platform gue, gue mau share mahakarya-mahakarya tangan emas gue dalam dunia kuliner selama quarantine.


Earl Grey Yogurt Cake


gue gak boong.... rasanya enak banget....
by the way foto yang di bawah ini first attempt dan agak fail in terms of taste dan texture! karena gak puas, gue akhirnya coba bikin lagi dengan takaran yang udah gue sesuain dengan rasa & tekstur yang gue inginkan.


Cae Sal
my cae sal looks so colorful that it reminds me of summer.
ya sebenenrya kaga ada unsur masaknya sih di sini. cuma masuk-masukin sayur & dressing doang, voila
(minus crouton)


Lavender Pudding with Edible Flower
sori ga nemu foto unfilterednya




Cauliflower Rice Bokkeumbap


Tacooooooo




Another Earl Grey Cake, yang ini berhasil dan enaaaa banget


sandwich-segala-dimasukin
p.s: canned food sucks




Another salad
not sure about what this salad really is. gue pakenya balsamic vinaigrette dressing kesukaan gue, tapi kakak gue maksain masukin truffle mayo & french dressing. au ah. yang penting enak.


ngapain lagi ya enaknya?

9:32 PM

if you could have it the other way, where would you be and what would you do at the moment?